Example floating
Example floating
Berita

Taufik Surullah Sorot BBM Petani: Jangan Biarkan Antrian SPBU Hambat Produktifitas Pertanian GOWA

×

Taufik Surullah Sorot BBM Petani: Jangan Biarkan Antrian SPBU Hambat Produktifitas Pertanian GOWA

Sebarkan artikel ini

Teras, Gowa – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Taufik Surullah, S.IP, yang juga Ketua DPD PAN Kabupaten Gowa, meminta Pemerintah dan Pertamina segera mencari solusi terkait kebutuhan BBM bagi petani, khususnya untuk operasional alat dan mesin pertanian (alsintan), Minggu (13/9/2026).

Menurut Taufik, tidak terlayaninya pembelian BBM menggunakan jerigen untuk kebutuhan pertanian berpotensi menghambat aktivitas dan produktivitas petani. Persoalan tersebut semakin kompleks dengan adanya fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Gowa.

โ€œIni harus menjadi perhatian bersama. Petani membutuhkan BBM untuk mengoperasikan alsintan. Jangan sampai persoalan distribusi BBM justru menghambat produksi pertanian dan berdampak pada masyarakat,โ€ ujar Taufik saat dihubungi media.

Ia meminta agar pemerintah dan Pertamina menyiapkan mekanisme khusus yang legal, terukur, dan mudah diakses petani, sehingga kebutuhan BBM untuk kegiatan pertanian dapat dipenuhi tanpa mengabaikan ketentuan distribusi dan pengawasan.

Taufik juga mengusulkan agar petani yang memiliki kebutuhan BBM untuk alsintan dapat dilayani berdasarkan surat rekomendasi dari instansi terkait serta dilengkapi barcode MyPertamina, sehingga penyalurannya tetap tercatat, tepat sasaran, dan tidak membuka ruang penyalahgunaan.

โ€œSolusinya bukan sekadar melarang, tetapi menghadirkan mekanisme pelayanan yang tertib dan tepat sasaran. Kalau petani sudah membawa rekomendasi resmi dan identitas digital sesuai ketentuan, pemerintah dan Pertamina harus memikirkan bagaimana kebutuhan mereka bisa tetap terlayani,โ€ tegasnya.

Iklan

Selain BBM, Taufik turut menyoroti kelangkaan LPG yang digunakan masyarakat tani sebagai bahan bakar pompa air pertanian. Menurutnya, persoalan energi untuk sektor pertanian perlu dilihat secara menyeluruh karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan produksi dan kesejahteraan petani.

โ€œKami di DPRD menerima dan menyuarakan keluhan masyarakat. Petani tidak meminta perlakuan istimewa, tetapi membutuhkan kepastian akses terhadap energi untuk menjalankan usaha taninya. Petani harus dilayani, pertanian harus berjalan. Inilah yang harus kita pikirkan bersama,โ€ pungkasnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Gowa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pertamina, dan instansi terkait dapat duduk bersama mencari solusi konkret atas persoalan BBM dan LPG bagi sektor pertanian.

โ€œKebijakan publik harus hadir sebagai solusi. Jangan sampai aturan yang dibuat untuk menertibkan distribusi justru membuat sektor pertanian kesulitan bergerak. Kepentingan petani dan kepentingan tertib distribusi harus kita temukan titik temunya,โ€ tutup Taufik.

Wartawan: Musa, Editor: Tahar