Teras, Makassar— Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Internal Program Pendanaan Hibah BIMA Tahun Anggaran 2026, guna memantau perkembangan serta mengevaluasi kemajuan pelaksanaan program yang telah berjalan.
Sebanyak 4 tim secara bergantian memaparkan hasil pelaksanaan kegiatan di lapangan. Terdiri dari 2 tim Penelitian Dosen Pemula (PDP) dan 2 tim Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP), dengan susunan ketua tim sebagai berikut:
Tim Penelitian Dosen Pemula (PDP):
1. Ary Herlina Kurniaty
2. Risnawati Anwas
Tim Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP):
1. Risnawati Anwas
2. Mochammad Fadhil Abdullah
Selain para dosen, seluruh tim dalam kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai anggota, sehingga menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan kapasitas bagi sivitas akademika Politeknik Indonesia.
Keempat tim menyampaikan laporan kemajuan, capaian, serta tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan program. Pemaparan tersebut kemudian ditinjau dan direview langsung oleh tim reviewer yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Direktur Politeknik Indonesia, yaitu Prof. Ahmad (UNISMUH), Dr. Edi Jusriadi (UNISMUH), dan Dr. Buyung (Ketua ADPERTISI).
Hasil dan Rekomendasi Review
Dalam sesi evaluasi, para reviewer memberikan sejumlah catatan dan arahan penting bagi seluruh tim pelaksana: Prof. Ahmad menegaskan bahwa seluruh luaran yang telah dijanjikan dalam proposal wajib dipenuhi sebelum masa program berakhir. Kesesuaian antara rencana dan realisasi menjadi tolok ukur utama keberhasilan program.
Dr. Edi Jusriadi memberikan masukan khusus kepada tim pengabdian masyarakat agar lebih memperhatikan substansi kegiatan. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa kegiatan yang dilakukan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, dan bukan sekadar kegiatan yang datang dan pergi tanpa keberlanjutan.
Dr. Buyung menyampaikan arahan agar seluruh tim membangun hubungan jangka panjang dengan mitra sasaran, baik dalam kegiatan penelitian maupun pengabdian. Beliau menyoroti bahwa masyarakat terkadang menilai beberapa tim hanya hadir saat membutuhkan administrasi kegiatan, namun tidak membangun relasi yang berkelanjutan. “Kegiatan tidak boleh hanya bersifat sesaat atau temporal, melainkan harus meninggalkan dampak yang bertahan lama bagi mitra,” ujar Dr. Buyung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masukan dan arahan dari para reviewer dapat menjadi panduan bagi seluruh tim untuk menyempurnakan pelaksanaan program, memastikan pemenuhan luaran, serta meningkatkan kualitas dan dampak kegiatan penelitian maupun pengabdian masyarakat di masa mendatang.
Kegiatan ini sepenuhnya dimotori dan dikoordinasikan oleh LPPM Politeknik Indonesia.
Wartawan: Redaksi/ Humas, Editor: Musa













