Teras, Makassar – 26/09/2026 Salah seorang inisial MK calon Atlet Wartawan di salah satu media online, anggota biasa PWI menyampaikan keberatan setelah mengetahui namanya tidak lagi tercantum sebagai peserta salah satu cabang olahraga catur dalam kontingen PWI Sulawesi Selatan untuk Porwanas XV yang akan digelar di Provinsi Lampung pada 5–10 April 2027 mendatang.
Menurut MK sebagai calon Atlet ia mengaku sebelumnya ditawarkan untuk mengikuti seleksi untuk ajang cabor tersebut oleh salah seorang panitia, ujarnya.
Ia kemudian diminta mengirimkan Kartu Tanda Anggota Biasa (KTA) PWI Sulsel yang masih aktif serta kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW) muda sebagai syarat dan di jadikan sebagai Dokumen tersebut, kata atlet yang berinisial MK dan telah dikirim sesuai permintaan panitia. Bahkan, namanya sudah tercatat dalam daftar kontingen.
Namun, belakangan MK mendapat informasi bahwa namanya telah digantikan, Ia kemudian menyampaikan kekecewaan dan keberatan tersebut langsung kepada Ketua PWI Sulsel, Suwardi Tahir.
“Nama saya sudah tercatat sebagai calon Atlet, tapi secara tiba-tiba di coret sebagai peserta cabor catur untuk mengikuti Porwanas, dengan alasan yang tidak jelas, makanya saya mau protes dan keberatan, ungka MK.
Menanggapi protes tersebut, Suwardi Tahir menjawab singkat, “silahkan protes saja.” MK kemudian kembali mempertanyakan hal tersebut karena KTA dan dokumen UKW telah dikirimkan, sementara namanya sebelumnya sudah tercantum dalam daftar sebagai calon Atlet.
Suwardi kemudian mengarahkan MK untuk menyampaikan keberatannya kepada panitia. “Protes sama panitia. Kan mau protes! Jadi tidak mungkin saya larang,” kata Suwardi.
MK menegaskan, dirinya sebenarnya tidak memiliki keinginan untuk memaksakan diri mengikuti Porwanas. Namun, karena sebelumnya mendapat tawaran dan telah memenuhi persyaratan administrasi yang diminta, ia mempertanyakan proses pencoretan namanya.
Saya menganggap panitia porwanas tidak profesional dan lebih ironis lagi bahwa justru ada calon Atlet dan official yang tidak memiliki kartu Anggota PWI biasa dan tetap lolos bahkan belum di lakukan tahap seleksi sudah memastikan bahwa dia ikut mewakili PWI Sulsel, tuturnya.
Saya berharap pengurus bahkan panitia Porwanas bisa lebih selektif dalam penjaringan Atlet sehingga apa yang menjadi target untuk bisa meraih juara umum bisa tercapai, bukan sekedar ucapan bahwa Sulsel menargetkan Juara umum
Di akhir percakapan, Suwardi Tahir kembali meminta MK membicarakan persoalan tersebut dengan pihak panitia. “Bicarakan dengan panitia, dinda,” ujar Suwardi secara singkat.
Wartawan: Aji, Editor: Musa Khan













