Example floating
Example floating
Berita

Sekwan DPRD Gowa Idil Hafid Mengamuk di Kantor Bupati Gowa: “Jangan Mengajari Kami untuk Tidak Loyal”

×

Sekwan DPRD Gowa Idil Hafid Mengamuk di Kantor Bupati Gowa: “Jangan Mengajari Kami untuk Tidak Loyal”

Sebarkan artikel ini

Teras, Gowa – Suasana di halaman Kantor Bupati Gowa memanas setelah sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa yang dinonaktifkan menyampaikan protes secara terbuka, Selasa (25/8/2026).

Aksi tersebut turut diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Gowa, Andi Aziz Peter, bersama sejumlah pimpinan SKPD yang ikut dinonaktifkan.

Sekwan DPRD Gowa Idil Hafid yang juga merupakan Ketua DPD Asosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia (ASDEKSI) Koordinator Wilayah Sulselbar Andi Idil Hafid tampak berdiri di atas mobil komando bersama sejumlah pejabat lainnya. Dari atas kendaraan, Idil menyampaikan pernyataan yang ditujukan langsung kepada Bupati Gowa.

Dengan suara lantang, Idil menegaskan bahwa dirinya bersama para pejabat lainnya selama ini telah menunjukkan loyalitas kepada pimpinan.

“Ibu Bupati yang kami hormati dan saya sayangi. Ibu Bupati, jangan mengajari kami untuk tidak loyal,” tegas Idil di halaman Kantor Bupati Gowa.

Idil mengatakan, dirinya dan sejumlah pejabat yang dinonaktifkan telah mengabdi selama puluhan tahun. Ia menyebut masa pengabdiannya telah mencapai 32 tahun.

“Kami ini pejabat, kami ini sudah 32 tahun,” ujarnya.

Menurut Idil, loyalitas para pejabat kepada pemerintah daerah selama ini tidak perlu diragukan. Namun, ia meminta agar loyalitas tersebut tidak kemudian dijadikan alasan untuk mempertahankan atau menonaktifkan seseorang dari jabatannya.

Iklan

“Kami ini loyal kepada Ibu, tapi jangan justru Ibu yang mengajari kami untuk tidak loyal,” katanya.

Idil bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak mempersoalkan jabatan apabila memang terdapat kesalahan yang dilakukan.

Ia meminta agar proses pemberhentian dilakukan secara objektif apabila dirinya maupun pejabat lainnya terbukti melakukan pelanggaran.

“Berhentikan kami, kalau kami salah. Kami tidak gila jabatan,” tegas Idil.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah polemik penonaktifan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Gowa yang belakangan menuai sorotan.

Kehadiran Sekda Gowa bersama sejumlah pimpinan SKPD yang dinonaktifkan dalam aksi tersebut semakin menambah perhatian terhadap polemik internal pemerintahan Kabupaten Gowa.

Wartawan: Musa, Editor: Tahar