Teras, Gowa – DPRD Kabupaten Gowa meninjau langsung kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Caddika di Desa Pabentengang, Kecamatan Bajeng, Senin (21/9/2026), menyusul keluhan warga terkait sampah yang belum terangkut selama beberapa hari.
Peninjauan dipimpin Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab bersama Wakil Ketua DPRD Gowa Tyna Haji Tino Dg Mawangi. Keduanya turut didampingi Arfandy Parani, Abdul Razak dan Dg Mone.
Hasrul mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat.
โKami ingin memastikan pengelolaan persampahan berjalan dengan baik, mulai dari pengangkutan, sarana dan prasarana, operasional armada hingga pengelolaan TPA,โ kata Hasrul.
Ia mengatakan persoalan sampah perlu segera ditangani karena berkaitan langsung dengan kenyamanan masyarakat. DPRD, kata dia, akan menggunakan fungsi pengawasan untuk mencari solusi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.
โYang terpenting, kita tidak hanya melihat persoalan dari belakang meja, tetapi turun langsung melihat kondisi sebenarnya dan mencari solusi bersama,โ ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, DPRD Gowa menjadwalkan rapat kerja pada Selasa (22/9) dengan mengundang delapan pihak terkait.
Mereka terdiri atas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gowa, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala BPKAD, Camat Bajeng, Kepala Desa Pabentengang, pimpinan atau penanggung jawab SPBU terkait, serta H. Abdul Kadir Dg. Nyampa yang disebut berkaitan dengan lahan TPA Caddika.
Rapat tersebut akan membahas sejumlah hal, antara lain kondisi armada pengangkut sampah, ketersediaan BBM, akses menuju TPA, pengelolaan lahan, serta dukungan anggaran dan sarana-prasarana.
Hasrul berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan langkah yang jelas sehingga persoalan pengangkutan sampah tidak berlarut dan pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.
โBesok kita jadwalkan rapat kerja. Kita ingin persoalan ini dibahas bersama dan dicari solusinya,โ katanya.
Wartawan: Musa, Editor: Tahar













