Teras, Gowa – Memperingati Hari Tani Nasional, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Taufik Surullah, S.IP, turun langsung menemui para petani di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, untuk mendengarkan berbagai persoalan, kebutuhan, serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.
Kegiatan tersebut dihadiri penyuluh pertanian Kecamatan Somba Opu, Ibu Siti Halimah, perwakilan UPTD Bonto-Bonto, perwakilan Camat Somba Opu, serta kelompok tani, Selasa (29/9/2026).
Taufik Surullah yang juga merupakan Ketua DPD PAN Kabupaten Gowa sekaligus anggota DPRD Gowa dari Daerah Pemilihan I Kecamatan Somba Opu, menegaskan bahwa momentum Hari Tani Nasional tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata.
Hari Tani Nasional bukan sekadar seremoni. Kita harus turun langsung memastikan para petani mendapatkan pelayanan dan dukungan yang mereka butuhkan. Karena itu, persoalan yang dihadapi petani harus kita dengarkan langsung agar secara bertahap dapat dicarikan solusi,โ ujar Taufik.
Menurutnya, pertemuan dengan kelompok tani menjadi ruang penting bagi DPRD untuk menyerap aspirasi secara langsung. Setidaknya terdapat lima aspek utama yang menjadi perhatian bersama, yakni e-RDKK, ketersediaan pupuk, irigasi pertanian, harga gabah, dan ketersediaan bibit.
โe-RDKK harus akurat, pupuk tersedia dan tepat sasaran, irigasi harus terjaga, harga gabah memberikan kepastian dan nilai ekonomi yang layak, serta bibit berkualitas tersedia tepat waktu. Kelima hal ini sangat menentukan produktivitas dan kesejahteraan petani,โ jelasnya.
Taufik menambahkan, DPRD Kabupaten Gowa akan terus mendorong agar kebutuhan petani menjadi bagian penting dalam kebijakan pemerintah daerah.
Menurutnya, keberpihakan terhadap sektor pertanian bukan hanya menyangkut kesejahteraan petani, tetapi juga berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
Petani bukan pekerjaan kecil. Dari tangan petanilah pangan masyarakat tersedia. Kalau pertanian kuat, ketahanan pangan dan perekonomian daerah juga semakin kuat,โ katanya.
Dalam kesempatan tersebut, penyuluh pertanian Kecamatan Somba Opu, Siti Halimah, menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan para petani telah terdata dalam e-RDKK Kementerian Pertanian.
Namun demikian, ia meminta kerja sama aktif dari para petani untuk berkomunikasi dengan penyuluh dan segera menyampaikan apabila masih terdapat petani yang belum terdaftar dalam e-RDKK.
Sementara itu, salah seorang petani menyampaikan aspirasi terkait persoalan ketersediaan air untuk pertanian yang setiap tahun masih menjadi kendala.
Petani berharap adanya komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga persoalan air pertanian dapat ditangani secara lebih berkelanjutan dan tidak terus berulang setiap tahun.
Selain persoalan irigasi, petani juga menyampaikan kebutuhan terhadap jalan tani yang memadai. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk memudahkan mobilitas petani sekaligus memperlancar pengangkutan hasil pertanian dari lahan menuju tempat pengumpulan maupun pasar.
Taufik Surullah menyatakan seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan perhatian dan akan terus dikomunikasikan dengan pihak-pihak terkait sesuai kewenangan masing-masing.
Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi ruang untuk menyerap langsung aspirasi dan persoalan petani. Mari kita terus bekerja, bersatu, saling menguatkan, dan menyampaikan aspirasi secara konstruktif. Harapan kita, setiap persoalan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti dan menghasilkan solusi nyata,โ tuturnya.
Ia berharap momentum Hari Tani Nasional menjadi pengingat bersama bahwa pembangunan pertanian membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, DPRD, hingga instansi teknis.
โPetani kuat, pertanian maju, Gowa semakin sejahtera,โ pungkasnya.
#PAN #BANTURAKYAT
Wartawan: Musa, Editor: Aji













