Example floating
Example floating
Berita

Kapolresta Gowa Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Pastikan Personel dan Peralatan Siap Dikerahkan

×

Kapolresta Gowa Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Pastikan Personel dan Peralatan Siap Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, memeriksa peralatan tanggap darurat dan kendaraan operasional masing-masing instansi.
Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, memeriksa peralatan tanggap darurat dan kendaraan operasional masing-masing instansi.

Teras, Gowa– Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana alam serta memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana, Polresta Gowa menggelar Apel Gelar Pasukan dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2026 di Lapangan Apel Griya Bhayangkara Polresta Gowa, Kamis (5/11/2026).

Apel dipimpin langsung Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA selaku Inspektur Upacara (Irup) dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Gowa atau yang mewakili, Dandim 1409/Gowa Letkol Arm. Sapari, S.Sos., Kajari Gowa Burhan, S.H., M.H., Kadis Sosial Kabupaten Gowa Drs. H. Firdaus, S.Ag., M.Si., Kasatpol PP Kabupaten Gowa Umar Majid, Kadis Damkar Kabupaten Gowa Firdaus, S.Sos., M.Si., serta Kadis Kesehatan Kabupaten Gowa.

Turut hadir Kepala BPBD Kabupaten Gowa, Koordinator Tagana Kabupaten Gowa, Kadaops Manggala Agni Sulawesi I/Gowa, para pejabat utama (PJU) Polresta Gowa serta tamu undangan lainnya.

Peserta apel terdiri atas personel gabungan dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan, Tagana Gowa, UPT Puskesmas Somba Opu, BPBD Kabupaten Gowa, Damkar Gowa, Satpol PP, Kodim 1409/Gowa, serta pasukan gabungan staf Polresta Gowa.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel, kendaraan operasional dan berbagai peralatan tanggap darurat dari masing-masing instansi. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh unsur memiliki kesiapan maksimal dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Gowa membacakan amanat Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.M., M.H., yang menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri hingga pemangku kepentingan terkait, baik dari aspek personel, peralatan maupun koordinasi lintas sektoral.

Dalam amanatnya disampaikan bahwa Sulawesi Selatan merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi. Sepanjang tahun 2025 tercatat 270 kejadian bencana alam, terdiri atas 158 tanah longsor, 80 banjir dan 32 angin puting beliung. Sementara itu, hingga November 2026 telah terjadi 129 kejadian, meliputi 48 tanah longsor, 47 angin puting beliung dan 34 banjir.

Data tersebut menjadi perhatian bersama agar upaya mitigasi dan penanggulangan bencana dilaksanakan secara terpadu, baik sebelum, saat maupun setelah bencana terjadi.

Kapolresta Gowa menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

โ€œMelalui apel kesiapsiagaan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh personel, kendaraan operasional dan peralatan pendukung benar-benar dalam kondisi siap digunakan. Kita tidak boleh menunggu bencana datang baru melakukan persiapan. Seluruh unsur harus selalu siaga, bergerak cepat dan mampu berkoordinasi dengan baik apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,โ€ tegas Kapolresta Gowa.

Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait, termasuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah mitigasi bencana.

โ€œYang paling utama adalah keselamatan masyarakat. Karena itu, penanganan bencana membutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh pihak. Saya mengajak seluruh personel dan instansi terkait untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kewaspadaan serta memastikan masyarakat mendapatkan pertolongan dan pelayanan secara cepat ketika menghadapi situasi darurat,โ€ tambahnya.

Dalam amanat Kapolda Sulsel juga ditekankan enam langkah strategis dalam menghadapi potensi bencana, yakni pemetaan daerah rawan bencana, peningkatan edukasi dan imbauan kepada masyarakat, kesiapan personel dan sarana prasarana, penguatan koordinasi lintas sektoral, penyiapan posko bencana serta penanganan secara menyeluruh saat dan pascabencana.

Melalui kegiatan ini, Polresta Gowa bersama Forkopimda dan seluruh instansi terkait memperkuat komitmen untuk membangun kesiapsiagaan yang terencana, terpadu dan berkelanjutan.

Dengan kesiapan personel, dukungan peralatan serta sinergi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan penanganan bencana alam di wilayah Kabupaten Gowa dapat berjalan cepat dan optimal, sehingga risiko korban jiwa maupun kerugian material dapat diminimalkan.

 

Iklan

Wartawan: Febrico, Editor: Tahar