Example floating
Example floating
BeritaPeristiwa

Respon Cepat! Tim URC Polsek Bajeng Amankan 4 Pelajar Terduga Pelaku Pembacokan di Bajeng

×

Respon Cepat! Tim URC Polsek Bajeng Amankan 4 Pelajar Terduga Pelaku Pembacokan di Bajeng

Sebarkan artikel ini

Teras, Gowa– Polsek Bajeng Polres Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sebanyak empat orang pelajar terduga pelaku pembacokan terhadap pelajar SMA dan sales roti di wilayah hukum Polsek Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 9/9/2026, berhasil diamankan.

Kapolsek Bajeng melalui Kanit Reskrim Polsek Bajeng, IPDA Andi Dedi Permana, menjelaskan bahwa aksi pembacokan tersebut dilakukan oleh sekelompok pelajar yang berkonvoi dengan membawa senjata tajam. Korban yang merupakan seorang pelajar SMA dan sales roti mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian pundak dan punggung, usai dibacok oleh sejumlah pelajar di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

โ€œBelasan pelaku yang konvoi bersenjata tajam termasuk keempat terduga pelaku, menyerang korban saat baru pulang dari sekolah secara membabi buta, hingga melukai salah satu pelajar dan seorang sales roti. Ironisnya, penyerangan tersebut dilakukan sebagai aksi balas dendam, setelah salah seorang rekannya diduga menjadi korban pembusuran,โ€ ujar IPDA Andi Dedi Permana.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa berkat respon cepat Tim Unit Reaksi Cepat, URC, Polsek Bajeng serta koordinasi dengan pihak sekolah, empat pelajar terduga pelaku pembacokan berhasil diamankan. Keempatnya masing-masing berinisial A-D, 16 tahun, H-N, 16 tahun, F-A, 16 tahun, serta R-I, 15 tahun. Saat ini keempatnya menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polsek Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, keempat pelajar ini mengaku hanya ikut konvoi dengan para pelaku yang membawa dan mengayungkan senjata tajam. Menurut pelaku, saat melakukan penyerangan, mereka berjumlah sekitar 13 orang pelajar. Ironisnya, penyerangan yang berujung aksi pembacokan ini diduga salah sasaran, dan merupakan aksi balas dendam. Pelaku mengaku, sebelum pembacokan dilakukan, salah seorang rekannya menjadi korban pembusuran.

Iklan

Saat ini, keempat pelajar SMA terduga pelaku pembacokan masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan oleh Tim URC Polsek Bajeng. Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku utama yang membawa senjata tajam hingga membacok korban. Mengingat para terduga pelaku masih di bawah umur, petugas berencana akan melimpahkan keempatnya ke Unit PPA Satreskrim Polresta Gowa untuk proses lebih lanjut.

Di akhir keterangannya, IPDA Andi Dedi Permana mengimbau kepada para orang tua dan pihak sekolah untuk bersama-sama mengawasi aktivitas anak didiknya. โ€œMari kita wujudkan Gowa yang aman dan kondusif dengan tidak melakukan aksi kekerasan,โ€ tutupnya.

Wartawan: Tahar, Editor: Musa