Teras, Makassar – Ketua KONI Sulawesi Selatan yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mendorong penguatan pembinaan atlet untuk meningkatkan prestasi Taekwondo Sulawesi Selatan di tingkat nasional hingga internasional.
Dukungan tersebut disampaikan Darmawangsyah saat menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Sulsel masa bakti 2026–2030 yang dipimpin Adnan Purichta IYL di Ballroom Hotel Unhas, Makassar, Sabtu (24/10/2026).
Darmawangsyah berharap kepengurusan baru mampu membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan serta mengoptimalkan potensi atlet daerah agar mampu bersaing dalam berbagai kejuaraan.
“Selamat kepada para pengurus Taekwondo Sulsel yang baru saja dilantik. Kita berharap kepengurusan ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi dari daerah kita,” ujar Darmawangsyah.
Menurutnya, sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan daya saing atlet Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Ketua Pengprov TI Sulsel, Adnan Purichta IYL, menyatakan komitmennya memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet. Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 menjadi salah satu prioritas kepengurusannya.
Adnan juga merencanakan penyediaan sekretariat dan pusat latihan atau training centre (TC) untuk mendukung pembinaan yang lebih terarah. Ia berharap atlet-atlet Sulsel juga memperoleh kesempatan mengikuti pemusatan latihan nasional.
Pelantikan tersebut dilakukan Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia yang juga Wakil Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon. Ia berharap kepengurusan baru dapat melahirkan atlet potensial dan memperkuat prestasi taekwondo Indonesia.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Plt Sekprov Sulsel Andi Winarno Eka Putra, Dansat Brimob Kombes Pol. Muhammad Ridwan, serta Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab.
Wartawan: Musa, Editor: Tahar













