Example floating
Example floating
Pemerintahan

Elite Satu per Satu Temui Husniah, HAR Tetap pada Garis DPRD

×

Elite Satu per Satu Temui Husniah, HAR Tetap pada Garis DPRD

Sebarkan artikel ini

Teras, Gowa – Sejumlah elite politik di Kabupaten Gowa mulai terlihat melakukan komunikasi langsung dengan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. Namun, di tengah rangkaian pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab (HAR) memilih tetap berada pada garis kelembagaan DPRD.

Saat ditanya wartawan mengenai sikapnya yang tidak mengikuti langkah sejumlah elite politik menyambangi Husniah, Sabtu (19/9/2026), HAR mengatakan keputusan tersebut dilandasi prinsip kelembagaan.

โ€œAlasan saya tidak menemui Bupati saat ini sederhana: saya memegang teguh prinsip kelembagaan. Setelah DPRD mengambil sikap secara kelembagaan, saya tidak melihat pertemuan personal dengan Bupati sebagai sesuatu yang urgent,โ€ ujar HAR.

Menurutnya, sikap tersebut bukan berarti dirinya menutup ruang komunikasi dengan Bupati maupun pemerintah daerah. Namun, komunikasi harus tetap ditempatkan dalam koridor kelembagaan agar konsistensi terhadap keputusan DPRD tetap terjaga.

โ€œIni bukan soal menutup komunikasi, tetapi menjaga konsistensi sikap dan marwah lembaga DPRD,โ€ katanya.

HAR menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab untuk tetap konsisten terhadap sikap dan keputusan yang telah diambil DPRD Gowa secara kelembagaan.

โ€œSaya harus konsisten dengan sikap dan keputusan DPRD yang telah diambil secara kelembagaan,โ€ tegasnya.

Ia menyebut persoalannya bukan sekadar mengenai apakah seorang pimpinan DPRD datang menemui Bupati atau tidak. Lebih dari itu, menurut HAR, yang harus dijaga adalah posisi DPRD sebagai lembaga yang memiliki fungsi dan tanggung jawab terhadap masyarakat.

โ€œBagi saya, persoalannya bukan soal datang atau tidak datang kepada Bupati, tetapi bagaimana menjaga marwah lembaga dan memastikan setiap komunikasi tetap berada dalam koridor kelembagaan,โ€ jelasnya.

Meski memilih tidak melakukan pertemuan personal, HAR memastikan dirinya tetap akan menjalankan tugas apabila terdapat agenda resmi yang melibatkan DPRD dan pemerintah daerah.

โ€œKalau ada agenda resmi yang melibatkan DPRD secara kelembagaan, tentu saya akan menjalankan tugas dan tanggung jawab saya sebagai pimpinan DPRD,โ€ ujarnya.

Ia menambahkan, perbedaan cara dalam membangun komunikasi tidak boleh menggeser perhatian terhadap kepentingan masyarakat.

โ€œYang terpenting, kepentingan masyarakat dan keberlangsungan pemerintahan Gowa tetap menjadi prioritas,โ€ kata HAR.

Sikap HAR tersebut muncul setelah sejumlah elite politik Gowa terlihat melakukan pertemuan dengan Bupati Husniah dalam beberapa hari terakhir.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Gowa H. Ambas Syam terlihat bersilaturahmi dengan Husniah di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Jalan Masjid Raya, Jumat (18/9/2026).

Pertemuan Ambas Syam dengan Husniah berlangsung sehari setelah Bupati bertemu dengan sejumlah pimpinan DPRD Gowa dan mantan Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa, Asrul Makkaraus.

Iklan

Asrul menemui Husniah bersama Ketua DPRD Gowa Fahmi Adam dan Wakil Ketua DPRD Gowa Tyna Haji Tino Dg Mawangi pada Rabu (16/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi perhatian lantaran Asrul sebelumnya merupakan salah satu figur yang berada dalam posisi penting dalam Pansus Hak Angket DPRD Gowa. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Pansus mendampingi Muh. Kasim Sila selaku Ketua Pansus.

Dalam sidang pemeriksaan terhadap Husniah pada 14 Juli 2026, Asrul juga tercatat ikut memimpin jalannya forum bersama Ketua Pansus.

Sidang ketika itu berlangsung alot setelah terjadi perbedaan pandangan mengenai mekanisme pemeriksaan. Husniah meminta agar pertanyaan dari anggota Pansus disampaikan secara kolektif, sementara Pansus tetap menjalankan mekanisme tanya jawab yang telah ditetapkan.

Husniah kemudian meninggalkan ruang sidang. Setelah itu, Asrul termasuk anggota Pansus yang mendorong agar proses Hak Angket tetap dilanjutkan dan segera difinalisasi.

Namun, perkembangan berikutnya memperlihatkan situasi berbeda. Asrul kembali terlihat berada satu ruangan dengan Husniah dalam suasana silaturahmi. Keduanya bahkan terlihat berdiri berdampingan dalam foto bersama Fahmi Adam dan Tyna Haji Tino Dg Mawangi.

Sehari berselang, giliran Ambas Syam yang terlihat bertemu dengan Husniah di Rumah Jabatan Bupati Gowa.

Rangkaian pertemuan tersebut berlangsung di tengah dinamika hubungan eksekutif dan legislatif Gowa yang sebelumnya menjadi perhatian publik akibat proses Hak Angket DPRD Gowa.

Belum diketahui secara rinci materi pembicaraan dalam masing-masing pertemuan tersebut.

Para pihak juga belum menyampaikan secara terbuka apakah pertemuan itu berkaitan dengan perkembangan politik maupun proses Hak Angket.

Di tengah rangkaian pertemuan elite tersebut, HAR memilih tetap berada pada garis DPRD.

Ia menekankan bahwa komunikasi dengan pemerintah daerah tetap dapat dilakukan, tetapi dirinya akan mengutamakan forum dan mekanisme kelembagaan.

Dengan demikian, bagi HAR, menjaga komunikasi bukan berarti harus selalu dilakukan melalui pertemuan personal. Baginya, konsistensi terhadap sikap kelembagaan DPRD tetap menjadi pegangan dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan dewan.

Wartawan: Musa, Editor: Tahar