Example floating
Example floating
Berita

Pimpin Paripurna Bersejarah DPRD Gowa, Kini Hasrul Masuk Bursa Wakil Bupati

×

Pimpin Paripurna Bersejarah DPRD Gowa, Kini Hasrul Masuk Bursa Wakil Bupati

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab (dua dari kiri/ kemeja biru), (Foto.ist).
Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab (dua dari kiri/ kemeja biru), (Foto.ist).

Teras, Gowa – Wakil Ketua DPRD Gowa dari Fraksi Gerindra, Hasrul Abdul Rajab, sosoknya mulai diperbincangkan dalam bursa calon Wakil Bupati Gowa. Ia disebut menjadi salah satu figur yang diidolakan untuk mendampingi Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, Jumat (30/10/2026).

Hasrul bukan sosok baru dalam dinamika politik di Kabupaten Gowa. Ia pernah memimpin rapat paripurna bersejarah DPRD Gowa yang secara resmi menggulirkan hak angket. Kini, namanya kembali menjadi perhatian seiring berkembangnya pembicaraan mengenai figur yang dinilai layak mengisi posisi orang nomor dua di Kabupaten Gowa.

Menanggapi hal tersebut, Hasrul Abdul Rajab yang akrab disapa HAR memilih bersikap hati-hati. Ia menegaskan, pengisian jabatan Wakil Bupati Gowa harus mengikuti mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kalau terkait pemilihan wabup, saya ingin menegaskan bahwa proses pengisian jabatan Wakil Bupati memiliki mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang harus kita hormati,” ujar Hasrul.

Sebagai kader Partai Gerindra, Hasrul menyatakan menghormati komunikasi dan keputusan partai, termasuk kesepakatan seluruh partai pengusung. Ia menegaskan tidak ingin mendahului proses yang belum berjalan.

“Sebagai kader partai dan bagian dari keluarga besar Gerindra, tentu saya juga menghargai komunikasi dan keputusan partai serta seluruh partai pengusung,” katanya.

Hasrul meminta semua pihak menunggu tahapan pengisian jabatan Wakil Bupati Gowa. Ia juga berkomitmen menyampaikan perkembangan kepada awak media ketika proses tersebut mulai dijalankan.

“Pada prinsipnya, saya tidak ingin mendahului proses yang ada. Kita tunggu tanggal mainnya. Jika tahapan sudah akan dijalankan, kami akan kabari teman-teman media sebagai bentuk transparansi,” ungkapnya.

Menurut Hasrul, aspirasi masyarakat merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang patut dihormati. Namun, ia mengingatkan bahwa kepentingan yang lebih besar adalah menjaga stabilitas pemerintahan dan memastikan pembangunan daerah tetap berjalan.

“Biarlah aspirasi masyarakat menjadi bagian dari dinamika demokrasi. Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga stabilitas pemerintahan dan mengawal pembangunan Kabupaten Gowa demi kepentingan masyarakat,” tutupnya.

Iklan

Wartawan: Musa, Editor: Tahar