Example floating
Example floating
Nasional

Wamendagri Bima Arya Naik Taksi Hadiri Rakernas ADKASI 2026 di Hotel Borobudur

×

Wamendagri Bima Arya Naik Taksi Hadiri Rakernas ADKASI 2026 di Hotel Borobudur

Sebarkan artikel ini
Wamendagri Bima Arya Sugiarto datang ke lokasi kegiatan dengan menggunakan taksi.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto datang ke lokasi kegiatan dengan menggunakan taksi.

Teras, Jakarta โ€“ Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menjadi perhatian saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) 2026 di Hotel Borobudur Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Alih-alih menggunakan kendaraan dinas, Bima Arya disebut datang ke lokasi kegiatan dengan menggunakan taksi.

Kedatangan tersebut menarik perhatian sejumlah peserta Rakernas ADKASI yang berada di lokasi.

Sikap Bima yang memilih menggunakan transportasi umum di tengah agenda resmi pemerintahan dinilai menunjukkan kesederhanaan dalam menjalankan tugas.

Bima Arya hadir dalam Rakernas ADKASI yang mengusung momentum konsolidasi DPRD kabupaten se-Indonesia sekaligus memperingati HUT ke-25 ADKASI.

Dalam kesempatan tersebut, Bima juga menyampaikan sejumlah pesan penting mengenai penguatan tata kelola pemerintahan daerah.

Ia mendorong DPRD kabupaten untuk โ€œnaik kelasโ€, tidak hanya menjalankan fungsi legislasi dan penganggaran, tetapi juga memperkuat fungsi pengawasan agar setiap kebijakan dan penggunaan APBD memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Iklan

โ€œSaya sepakat, kami sepakat, Pak Menteri sepakat bahwa DPRD ini harus naik kelas,โ€ tegas Bima.

Bima mengingatkan bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak cukup diukur dari besarnya anggaran maupun tingkat serapan APBD.

โ€œSerapan itu hanya angka. Pertanyaannya adalah dari angka-angka tersebut, apa yang dirasakan dan apa yang dihasilkan,โ€ ujarnya.

Kehadiran Bima Arya dengan menggunakan taksi pun menjadi salah satu sisi menarik dari Rakernas ADKASI 2026, di tengah pembahasan serius mengenai masa depan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

Wartawan: Tahar, Editor: Tahar