Example floating
Example floating
Berita

HAR Serukan Respons Cepat dan Pembenahan Sistemik Atasi Persoalan Sampah Gowa

×

HAR Serukan Respons Cepat dan Pembenahan Sistemik Atasi Persoalan Sampah Gowa

Sebarkan artikel ini

Teras, Gowa – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Hasrul Abdul Rajab, menyerukan respons cepat pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Gowa pada Minggu (20/9/2026).

Menurut Hasrul, persoalan sampah tidak boleh dipandang sebatas persoalan kebersihan lingkungan. Penanganannya berkaitan langsung dengan kesehatan, kenyamanan masyarakat serta wajah Kota Sungguminasa sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Gowa.

“Kami akui bahwa persoalan sampah adalah masalah serius, karena menyangkut kesehatan, kenyamanan warga, dan wajah Kota Sungguminasa sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Gowa,” ujar Hasrul.

Ia menegaskan, DPRD Gowa akan meminta penjelasan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengenai kondisi persampahan, mulai dari penyebab terjadinya penumpukan, ketersediaan dan kondisi armada, tenaga kebersihan, jadwal pengangkutan hingga sistem pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).

Menurutnya, penjelasan tersebut penting untuk memastikan persoalan yang terjadi dapat dipetakan secara menyeluruh sehingga langkah penanganan tidak berhenti pada penyelesaian sementara.

“Kita akan dorong langkah cepat untuk mengurai sampah yang sudah menumpuk, sekaligus membenahi sistem pengelolaan agar persoalan ini tidak kembali berulang,” tegasnya.

Hasrul juga menekankan bahwa aspirasi masyarakat harus menjadi bagian penting dalam pembahasan persoalan persampahan. Terlebih, dirinya merupakan wakil masyarakat dari daerah pemilihan Sungguminasa.

Iklan

“Sebagai wakil masyarakat dari Dapil Sungguminasa, saya sampaikan bahwa keluhan warga adalah aspirasi yang harus diperjuangkan, bukan sekadar isu politik,” katanya.

Ia meminta pemerintah daerah memastikan penanganan persampahan dilakukan oleh pejabat dan perangkat yang memiliki kewenangan serta memahami aspek teknis pengelolaan sampah.

Hasrul menilai, koordinasi lintas perangkat daerah juga diperlukan agar persoalan persampahan tidak ditangani secara parsial. Evaluasi terhadap armada, tenaga kebersihan, pola pengangkutan hingga pengelolaan di TPA harus menjadi satu kesatuan dalam pembenahan sistem.

“Masyarakat tidak membutuhkan perdebatan siapa yang salah. Masyarakat membutuhkan sampahnya segera diangkut dan sistem pengelolaannya dibenahi,” pungkas Hasrul.

Wartawan: Musa, Editor: Tahar